Mendoakan Guru
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ عَلَّمَنَا، وَارْحَمْهُمْ وَأَكْرِمْهُمْ بِرِضْوَانِكَ الْعَظِيْمِ، فِيْ مَقْعَدِ الصِّدْقِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allâhumma-ghfir li masyâyikhinâ wa liman ‘allamanâ wa-rḫamhum wa akrimhum biridlwânikal ‘adhîm fî maq’adish shidqi ‘indaka yâ arḫamar râḫimîn(a)
Wahai Allah ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.
Doa ini penting dibaca rutin, baik saat guru masih hidup maupun ketika sudah wafat. Syekh Abdul Fattah Abu Guddah menuliskan doa ini dalam catatan kaki kitab Risâlah al-Mustarsyidin karya Imam al-Haris al-Muhasibi (Dar el-Salam, halaman 141). ---- Penyalin & Penerjemah: Amien Nurhakim Pentransliterasi: Mahbib Khoiron Editor: Mahbib Khoiron