Doa Sebelum Wudhu
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
A‘ûdzu billâhi minas syaithânir rajîm. Bismillâhir raḫmânir raḫîm
Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَنِعْمَتِهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا وَالْإِسْلَامَ نُورًا
Alḫamdulillâhi ‘alal Islâmi wa ni‘matihî. Walḫamdulillâhil ladzî ja‘alal mâ-a thahûran, wal islâma nûran
Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya. Segala puji bagi Allah yang menjadikan air itu suci dan Islam itu cahaya.
رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُوْنَ
Rabbi a‘ûdzu bika min hamazâtisy syayâthîni, wa a‘ûdzu bika rabbi an yaḫdhurûn
Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu wahai Tuhanku dari kepungan mereka, (QS al-Mukminun ayat 97-98).
أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu an lâ ilâha illallâhu, wa asyhadu anna Muhammadan rasûlullâhi
Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Doa sebelum berwudhu dalam aplikasi ini dikutip dari kitab “Hasyiyatus Syarqawi” karya Syekh Abdullah As-Syarqawi (Beirut, Darul Fikr:2006 M/1426-1427 H) halaman 52. Imam al-Ghazali dalam “Bidayatul Hidayah” menganjurkan, sebelum berwudhu seseorang hendaknya menghadap kiblat dan mengambil posisi lebih tinggi agar tak terkena percikan air. ---- Penyalin & Penerjemah: Alhafiz Kurniawan Pentransliterasi: Alhafiz Kurniawan Editor: Mahbib Khoiron