Doa Rezeki Jelang Pensiun
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمُرِيْ
Allâhummaj‘al ausa‘a rizqika ‘alayya ‘inda kibari sinnî wa-nqithâ‘i ‘umurî
Ya Allah, jadikan rezeki-Mu yang paling luas bagiku saat menuanya usiaku dan hampir habisnya umurku.
Doa rezeki jelang pensiun diajarkan oleh Nabi Muhammad saw kepada Sayyidah Aisyah ra, istri tercintanya. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim dalam kitab "Al-Mustadrak 'alas Shahihain" dan Imam At-Thabarani dalam kitab "Al-Mu'jam Al-Ausath". Tentang hadits ini, Al-Hafidh Al-Munawi menjelaskan, rezeki jelang pensiun yang dimaksud mencakup dua macam: rezeki lahiriah seperti makanan untuk kekuatan badan dan rezeki batiniah seperti ilmu pengetahuan. Sebab, pada usia senja biasanya orang lemah kekuatannya dan berkurang ketekunannya dalam bekerja. Bila Allah melapangkan rezekinya pada usia senja maka hal itu akan menolongnya dalam beribadah kepada-Nya (Abdurrauf Al-Munawi, Faidhul Qadir, [Beirut, Darul Kutub Al-'Ilmiyah: 1994 M], juz II, h. 158). ---- Penyalin & Penerjemah: Ahmad Muntaha AM Pentransliterasi: Ahmad Muntaha AM Editor: Mahbib Khoiron