Doa untuk Orang Mati (Laki-laki)
اَللّٰهُمَّ إِنَّ (فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ) فِيْ ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ، فَقِهِ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، فَأَنْتَ أَهْلُ الْوَفَاءِ وَالْحَقِّ، فَاغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Allâhumma inna fulân bin fulân (diganti nama orang yang dimaksud) fî dzimmatika wa ḫabli jiwârika fa qihi min fitnatil qabri, wa min ‘adzâbin nâri, fa anta ahlul wafâ’i wal ḫaqqi, faghfir lahu war ḫamhu, innaka antal ghafûrur raḫîm(u)
Ya Allah, sungguh fulan bin fulan (bisa diganti dengan nama orang yang dimaksud) dalam jaminan-Mu dan tali perlindungan-Mu. Peliharalah dia dan fitnah (cobaan) kubur dan siksa neraka. Engkau Maha Menepati Janji dan Mahabenar. Ampunilah dan belaskasihanilah dia. Sungguh Engkau Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Rasulullah memanjatkan doa ini kepada orang yang telah meninggal dunia. Doa ini boleh dilantunkan baik dalam shalat jenazah, saat ziarah kubur, atau momen lainnya secara umum. Secara tak langsung, doa ini menginformasikan bahwa fitnah kubur memang benar-benar ada. Redaksi doa yang mengandung tawasul dengan sejumlah nama agung Allah (al-asmaul husna) tersebut bisa dirujuk di hadits shahih riwayat Imam Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban. ---- Penyalin & Penerjemah: Mahbib Khoiron Pentransliterasi: Mahbib Khoiron Editor: Mahbib Khoiron