Doa untuk Orang Iri atau Dengki
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِحَاسِدِيْنَا فَإِنَّهُمْ لِمَا عِنْدَهُمْ مِنَ الضَّيْقِ لَا يَحْتَمِلُوْنَ رُؤْيَةَ النِّعَمِ الَّتِيْ عَلَيْنَا دُوْنَهُمْ، وَلَوِ اتَّسَعَتْ نُفُوْسُهُمْ لَمْ يَقَعُوْا فِي حَسَدِنَا
Allâḥummaghfir li hâsidînâ, fa innahum li mâ ‘indahum minadl dlaiqi lâ yaḫtamilûna ru’yatan ni‘amil latî ‘alainâ dûnahum. Wa law ittasa’at nufûsuhum lam yaq‘û fî hasadinâ
Ya Allah, ampunilah para pendengki kami karena mereka dalam kesempitan hatinya tidak kuat melihat nikmat-nikmat yang dianugerahkan pada kami, bukan pada mereka. Andai berhati lapang, mereka tentu takkan iri dengki kepada kami
Mendoakan yang baik adalah salah satu teladan dari orang-orang saleh, termasuk ketika mendapati orang lain iri atau dengki pada mereka. Sebab, para pendengki termasuk orang yang lebih layak dikasihani ketimbang dimusuhi. Redaksi doa ini dikutip dari kitab "Tanbihul Mughtarrin" karya Imam Abdul Wahab As-Sya’rani [Semarang, Thaha Putra: tanpa tahun], h. 37). ---- Penyalin & Penerjemah: Alhafiz Kurniawan Pentransliterasi: Alhafiz Kurniawan Editor: Mahbib Khoiron