Doa untuk Perampas Hak Publik
مَلَأَ اللهُ قُبُوْرَهُمْ وَبُيُوْتَهُمْ نَارًا كَمَا شَغَلُوْنَا عَنِ الصَّلَاةِ الْوُسْطَى
Mala’allâhu qubûrahum wa buyûtahum nâran kamâ syaghalûnâ anis shalâtil wusthâ
Semoga Allah penuhi kubur dan rumah mereka dengan api sebagaimana mereka menyibukkan kami dari shalat wushta (ashar)
Doa ini dibaca Nabi Muhammad pada perang Ahzab. Imam An-Nawawi meriwayatkannya dalam "Al-Adzkar" menukil hadits dalam "Shahih Bukhari" dan "Shahih Muslim" dari Sayyidina Ali. Riwayat ini bukan mengajarkan dendam kepada orang lain atau institusi tertentu. Dengan doa ini, orang yang menganiaya diharapkan dapat mengalami bagaimana rasanya hak yang menjadi kedaulatan manusia dirampas oleh orang lain agar ke depan penganiayaan tidak lagi diulangi. ---- Penyalin & Penerjemah: Alhafiz Kurniawan Pentransliterasi: Alhafiz Kurniawan Editor: Mahbib Khoiron
Autres dans Doa Tolak Bala
- Doa Keselamatan Anak Keturunan
- Doa Perlindungan dari Berbagai Bencana
- Doa saat Disergap Galau dan Susah
- Doa Selamat Dunia Akhirat
- Doa Selamat dan Tolak Bala
- Doa saat Tertimpa Musibah
- Doa Terhindar dari Kezaliman
- Doa saat Gempa Bumi
- Doa saat Mendengar Petir
- Doa saat Hujan yang Dikhawatirkan Banjir
- Doa saat Kehilangan Barang
- Doa saat Melihat Pertanda Buruk