Doa Terhindar dari Lilitan Utang
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal ḫazan(i). Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal(i). Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl(i). Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl(i)
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.
Redaksi doa ini diajarkan Rasulullah kepada Abu Umamah yang saat itu memikul beban pikiran dan utang. Untuk melenyapkan kesedihan dan melunasi utang, Rasulullah mengajurkan membaca doa ini pada pagi dan petang. Abu Umamah mempraktikkannya, dan masalahnya benar-benar selesai. Hadits ini diriwayatkan Abu Dawud dan al-Baihaqi dalam "ad-Da'awat". ---- Penyalin & Penerjemah: M Tatam Wijaya Pentransliterasi: M Tatam Wijaya Editor: Mahbib Khoiron