Doa Usai Shalat Taubat
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
Rabbanâ zhalamnâ anfusanâ wa illam taghfir lanâ wa tarḫamnâ lanakûnanna minal khâsirîn.
“Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi.”
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ
Lâ ilâha illâ anta. Subḫânaka innî kuntu minadh dhâlimîn
Tiada tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat aniaya.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ خَطِيْئَتِيْ وَجَهْلِيْ، وَإِسْرَافِيْ فِيْ أَمْرِيْ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ جِدِّيْ وَهَزْلِيْ؛ وَخَطَئِيْ وَعَمْدِيْ؛ وَكُلُّ ذٰلِكَ عِنْدِيْ، اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ، وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allâhummaghfir lî khathî’atî wa jahlî, wa isrâfî fî amrî, wa mâ anta a‘lamu bihî minnî. Allâhummaghfir lî jiddî wa hazlî, wa khatha’î wa ‘amdî. Wa kullu dzâlika ‘indî. Allâhummaghfir lî mâ qaddamtu wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihî minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru, wa anta ‘alâ kulli syai’in qadîr.
“Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatanbatasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Engkau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaanku. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau maha kuasa ata segala sesuatu.”
Ini merupakan rangkaian doa pengakuan dosa dan kekhilafan yang bisa dibaca kapan saja, termasuk selepas shalat Taubat. Doa pertama merupakan lafal taubat Nabi Adam dan Siti Hawa diabadikan dalam Surat Al-A‘raf ayat 23. Yang kedua adalah lafal pengakuan Nabi Yunus saat dalam perut ikan (QS al-Anbiya': 87). Sedang doa ketiga diajarkan langsung oleh Rasulullah sebagaimana diriwayatkan Imam al-Bukhari dan Imam Muslim. ---- Penyalin & Penerjemah: Alhafiz Kurniawan Pentransliterasi: Alhafiz Kurniawan Editor: Mahbib Khoiron
Lain-lain dalam Doa Shalat
- Doa Usai Shalat Fardhu
- Doa Usai Shalat Dhuha
- Doa Usai Shalat Tahajud
- Doa Usai Shalat Hajat
- Doa Usai Shalat Istikharah
- Doa Usai Shalat Tarawih
- Doa Usai Shalat Witir
- Doa Shalat Tasbih
- Doa Qunut
- Doa Iftitah
- Doa saat Ruku’
- Doa saat I’tidal
- Doa saat Sujud
- Doa Duduk di Antara Dua Sujud
- Doa Tahiyat Awal
- Doa Tahiyat Akhir
- Doa Sujud Sahwi
- Doa Sujud Tilawah
- Qunut Nazilah untuk Palestina